Ringbacktone Sucks!

Agustus 17, 2008 - Leave a Response

Kalau kamu ditelpon orang, mana yang akan kamu lakukan?

A) Angkat teleponnya.

B) Tunggu biarin orangnya dengerin lagu favoritmu (biarpun kualitas suaranya ancur) sampai selesai, baru diangkat.

Ini industri yang menghasilkan milyaran sampai trilyunan Rupiah. Hanya gara-gara kamu semua pilih pilihan B.

Ga usah ikut-ikutan goblok. Ok?

Angkasa Band Sucks!

Agustus 17, 2008 - Leave a Response

Jangan kau dustai aku,
jangan kau sakiti aku,
bila kau cintai aku.

Bisa nggak, lain kali bikin lirik yang lebih gak ampas?

Kuis SMS Sucks!

Agustus 17, 2008 - Leave a Response

Kamu tahu acara kuis sampah di TV yang isinya pertanyaan-pertanyaan goblok semacam “Apakah A-G-E-M-P: Peristiwa alam di mana tanah berguncang-guncang” atau “Bibir siapa ini, Cinta Laura atau Luna Maya”?

Kalau kamu mau amati, acara kuis-kuis busuk ini memiliki elemen-elemen berikut:

  1. Pembawa acara yang biasanya perempuan dengan pakaian agak-agak hot. Biar kamu lengket nonton terus. Dasar maniak. Tapi kadang-kadang bisa juga Ruben Onsu yang bawain acara: kalau kamu lebih pilih yang ini, dasar kamu super maniak homo.
  2. Pertanyaan yang dibikin segampang-gampangnya seolah-olah para penonton semuanya idiot. Tujuannya tentu biar kamu semua sms sebanyak-banyaknya.
  3. Adanya waktu hitung mundur seolah-olah kamu harus buru-buru mengirim jawaban karena kalau tidak, wah, waktunya habis! Buruan!
  4. Hadiah yang “khusus” buat kamu seorang karena sepertinya meski sudah bermenit-menit waktu berlalu, pertanyaan segoblok itu ternyata ga ada yang bisa jawab: makanya buruan, kamu aja yang jawab sekarang.
  5. Omongan yang diulang-ulang. Prinsip dasar iklan. Diulang-ulang biar semakin nancep di otak orang-orang yang polos dan gampang dipengaruhi.
  6. Hadiah yang wah dan gede, bisa sampai ratusan juta! Duitnya dari mana? Ya dari orang-orang sukses mereka bodohin sampai mau jawab pertanyaan goblok mereka.
  7. Small print yang bener-bener kecil sekecil-kecilnya: “Kuis ini bertarif 2 ribu perak per SMS” ditulis dengan font-size supermini yang dijamin ga kelihatan kalau TV-nya di bawah 32 inch. Akal-akalan dibikin kecil biar ga ada yang tahu: wong penghasilan mereka dari situ!

Negara macam apa ini sampai penipuan busuk seperti itu dibiarkan muncul di televisi? Berapa banyak orang yang sudah tertipu? Kalau dilihat dari menjamurnya acara ini, jawabannya jelas: BANYAK!

Kamu tahu? Sampah-sampah ini cuma bisa muncul karena kalian semua masih bisa-bisanya berpartisipasi di penggoblokan masal macam begini. Stop. Gak usah mimpi dapet hadiah gak jelas.

Ga usah ikut-ikutan goblok. Ok?